![]() |
| IdulFitri 1447 H, Momentum Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan, (Ist) |
Dalam pelaksanaan ibadah, Sigit Hadi Pranoto, S.Hut bertindak sebagai imam, sementara khutbah Idulfitri disampaikan oleh H. Irfan Yusuf, S.Pd.I.
Dalam khutbahnya, H. Irfan Yusuf mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kasih sayang dalam keluarga serta meningkatkan rasa hormat kepada orang tua. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan tempat pertama untuk kembali, berbagi kasih, serta memahami makna kehidupan.
“Jadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat kasih sayang dalam keluarga serta meningkatkan rasa hormat kepada orang tua, karena keluarga adalah tempat pertama kita kembali, berbagi kasih, dan memahami makna kehidupan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa umat Muslim yang dapat melaksanakan Shalat Idulfitri merupakan golongan yang beruntung, sebagai tanda kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.
Selama Ramadan, lanjutnya, umat Islam telah berupaya menahan lapar dan haus, mengendalikan emosi, serta menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala, sebagaimana firman Allah SWT bahwa puasa diwajibkan bagi orang-orang beriman agar mencapai derajat ketakwaan.
Menutup khutbahnya, ia menyampaikan bahwa makna sejati Idulfitri bukan hanya tentang kebahagiaan pribadi, tetapi juga bagaimana mampu membahagiakan orang lain, khususnya keluarga, melalui sikap hormat kepada orang tua, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama. (Rhn)
