![]() |
| Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai Buka MTQ ke-57 Tingkat Kecamatan Binjai Barat, Kelurahan Sukaramai Raih Juara, (Ist) |
Dalam sambutannya, Joko Waskitono menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.
Di hadapan para peserta yang terdiri dari anggota Pramuka dan calon kafilah MTQ, ia mengingatkan bahwa generasi muda saat ini merupakan pemegang tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, kalian akan hadir mendampingi, mewakili, dan menggantikan kami para orang tua untuk berdiri di depan demi masa depan,” tegasnya.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi landasan utama bagi generasi muda ketika kelak mengambil peran di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh orang tua dan elemen masyarakat menjadikan MTQ ini sebagai momentum untuk memperkuat pendampingan pendidikan anak, sehingga mampu membentengi mereka dari pengaruh negatif dunia digital.
Pada kesempatan yang sama, Camat Binjai Barat Romi Surya Dharma Damanik, S.STP, M.Si, menyampaikan rasa takjub dan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-57 ini. Ia menuturkan bahwa Kecamatan Binjai Barat menjadi wilayah terakhir yang melaksanakan MTQ tingkat kecamatan tahun ini.
Menurutnya, kesuksesan acara ini merupakan hasil kerja sama solid antara pihak kecamatan, kelurahan, LPTQ, serta dukungan berbagai yayasan pendidikan seperti Yayasan Darul Ihsan dan Yayasan Al-Fityah.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga segala kesungguhan kita menjadi catatan amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mempertandingkan berbagai cabang lomba, di antaranya kategori Tartil (Putra dan Putri), Tilawah untuk kelompok usia Anak, Remaja, dan Dewasa, serta Hifzil Qur’an dengan tingkatan 1 Juz, 5 Juz, dan 10 Juz bagi Putra dan Putri.
Selain itu, terdapat cabang lomba kelompok seperti Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an, serta cabang seni tulis Khat (Kaligrafi) yang meliputi kategori Naskah, Mushaf, Kontemporer, dan Dekorasi. Tak ketinggalan, kategori M2IQ (Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an) turut diperlombakan untuk peserta Putra dan Putri.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kelurahan Sukaramai berhasil meraih peringkat pertama dengan total nilai tertinggi, yakni 82 poin.
Peringkat selanjutnya diraih oleh Limau Sundai di posisi II dengan 47 poin, Paya Roba di posisi III dengan 42 poin, Bandar Senembah di posisi IV dengan 36 poin, Limau Mungkur di posisi V dengan 17 poin, dan Suka Maju di posisi VI dengan 16 poin.
Rangkaian acara pembukaan dan penutupan MTQ ke-57 Kecamatan Binjai Barat ini turut dihadiri Kabag Kesra Kota Binjai, Ariandi Ayun, S.STP., M.H.,
Kepala Dinas Sosial Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP., Sekretaris Baperida Binjai, Bambang Lestrika, ST. MAP., Kepala KUA Binjai Barat sekaligus Ketua Panitia, Rahmat Amin, Perwakilan Polsek Binjai Barat, para Lurah se-Kecamatan Binjai Barat, Ketua LPTQ Binjai Barat, Sigit Permana, SE, Pimpinan Ponpes Darul Ulom Binjai, Ust. Abdi, jajaran unsur Forkopimcam, tokoh agama, para peserta dari berbagai kelurahan di wilayah Binjai Barat. (Rza)
