Wali Kota Binjai Tekankan Sinergi Pengamanan Saat Apel Operasi Ketupat Toba 2026

Editor: Erwin Kyoto author photo

 

Wali Kota Binjai Tekankan Sinergi Pengamanan Saat Apel Operasi Ketupat Toba 2026, (Ist)
Nusantaratopnews,id BINJAI - Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kota Binjai, kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Merdeka Binjai, Kamis (12/03).

Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP didampingi Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel kepolisian terpusat bertajuk “Ketupat Toba 2026” yang mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya IdulFitri 1447 Hijriah.

Apel gelar pasukan tersebut juga dirangkaikan dengan penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat 2026 kepada perwakilan personel yang terlibat dalam operasi pengamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Binjai membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dalam amanatnya disampaikan bahwa situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang meningkat, mulai dari konflik antara Israel dan Palestina hingga ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Kondisi tersebut berdampak pada gejolak harga minyak dunia yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi global. Apabila situasi ini tidak membaik, maka berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, memicu kenaikan harga berbagai komoditas, menurunkan daya beli masyarakat, meningkatkan inflasi, serta mendorong pengetatan kebijakan fiskal yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

“Menyikapi dinamika tersebut, pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi dengan mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dan prinsip non-blok guna memitigasi dampak eskalasi global sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dunia,” ujar Wali Kota saat membacakan amanat Kapolri.

Selain itu, pemerintah juga melakukan langkah-langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional masih mencukupi sehingga masyarakat diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan serta tidak melakukan panic buying.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam waktu dekat masyarakat Indonesia akan menyambut Hari Raya IdulFitri yang merupakan salah satu agenda nasional penting. Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong perputaran uang secara signifikan serta memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, selama seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Pemerintah juga memberikan berbagai stimulus kebijakan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik, di antaranya diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri serta libur Lebaran, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026” selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, Polri telah menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos ini akan menjadi pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran.

Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, antara lain masjid, lokasi pelaksanaan Salat IdulFitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Dalam amanatnya, Kapolri juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan terus meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan mudik yang, (Rhn)

Share:
Komentar

Berita Terkini