![]() |
| Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Wali Kota Binjai Paparkan Tujuh Program Prioritas, (Ist) |
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 merupakan momentum penting bagi pemerintah kota, khususnya dalam memasuki tahun kedua masa kepemimpinan periode 2025–2030. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman dalam menjalankan kebijakan strategis serta program pembangunan di tahun mendatang.
Ia memaparkan tujuh program prioritas yang akan dituangkan dalam RKPD 2027, yakni peningkatan akses dan mutu pendidikan dasar yang inklusif dan berkarakter; perlindungan serta pemberdayaan masyarakat melalui jaminan sosial; peningkatan layanan kesehatan terpadu; penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, koperasi, dan UMKM berbasis digital; pembangunan kota berkelanjutan melalui infrastruktur hijau; tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional melalui reformasi birokrasi; serta dukungan terhadap program prioritas provinsi dan nasional.
“Musrenbang RKPD ini menjadi media penguatan komitmen dan kerja sama seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan, agar dokumen yang dihasilkan berkualitas dan tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Perencana Ahli Utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Ir. Muhammad Armand Effendy Pohan, M.Si menyampaikan visi pembangunan provinsi, yakni “Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara unggul, maju, dan berkelanjutan”. Ia menekankan sejumlah prioritas, di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur kewilayahan, pertanian, investasi kawasan, serta penanganan kebencanaan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. K. Gusuartini Br. Surbakti, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, Musrenbang RKPD menjadi wujud pendekatan partisipatif melalui forum diskusi antar pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah pembangunan yang tepat. Ia juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai krusial dalam memastikan pembangunan daerah berjalan terukur, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari sejumlah narasumber, di antaranya Abdul Khalim selaku Deputi Direktur Kantor Perwakilan Wilayah BI Sumatera Utara yang membahas peningkatan daya saing ekonomi melalui investasi dan UMKM, Anthony Veery Mardiant selaku dosen prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sumatera Utara terkait strategi pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, serta Oktavia Siska Yanti selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Sumatera Utara mengenai arah kebijakan dan fokus intervensi pembangunan Provinsi Sumatera Utara tahun 2027.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Asisten Adiminstrasi Umum Pemkab Langkat Sutrisuanto, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Deli Serdang dr. Hanip Fahri, perwakilan Polres Binjai, perwakilan Dandim 0203/Lkt, perwakilan Pengadilan Agama Kota Binjai, Sekdako Binjai Chairin F. Simanjuntak, Ketua MUI Kota Binjai Rizaldi Nasution, perwakilan Kakankemenag Kota Binjai, Ketua Basnaz Kota Binjai H. Ansyarullah, Ketua KPU Kota Binjai Anton Indratno, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Setdako Binjai, para Pimpinan OPD Pemko binjai, para Pimpinan BUMN dan BUMD, Para Akademisi Perguruan tinggi, para Ketua organisasi wanita se kota Binjai, para ketua organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, para Camat, Lurah, Kepala Lingkungan, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta para undangan lainnya. (Rza)
